Puisi “Waktu” Karya Tegar Saddam Renaldi

0
900

Waktu

Ini kisah tentang waktu yang menghidupi sekaligus membunuhku

Tentang betapa pentingnya detik yang membentuk menit

Tentang betapa indah sekaligus mencekiknya waktu

 

Mungkin waktu tahu aku akan menghampirinya

Ia tahu betapa kosongnya menit yang telah ku lalui

Mencemooh, menghina

Memaksa tuk menahan air mata yang mengalir

 

Ia selalu ada

Selalu mengikuti kapan pun aku pergi

Meskipun aku tidak menginginkannya

 

Saat mentari tenggelam

Aku sudah tenggelam larut dalam kehampaan

Ahh andai ku bisa pangkas waktu ini

Mungkin dia akan tahu betapa menyebalkan dirinya

 

Penulis: Tegar Saddam Renaldi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here