Perempuan Gila
Katamu yang melihatnya memeluk bulan
Mereduplah bulan itu di dekapannya
Baskara membujuk
Sejatinya ia letih
Sinar telah raib
Diminum raksasa bernama bumi
Sedang perempuan gila itu
Menimang bulan dan mengecupnya basah
“Tak apa, kau aman”. Katanya
Lantas, dia menoleh tajam. Luka di matanya tak usai berdarah-darah.
Menurutnya, bulan itu hadiah kekasihnya.
Cahayanya
Sinar dan hangatnya
Meski, memeluk bulan pun
Sebenarnya masih kegelapan untuknya
Daniar Isnaini Maulidya
Humas Medpart





