Pelantikan pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dilaksanakan pada Jumat (2/2) kemarin dan dihadiri oleh perwakilan ormawa selingkung Unesa beserta pembinanya, dan Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes dengan jajarannya.
Upacara ara Pelantikan Pelantikan pengurus pengurus Ormawa menjadi tanda dimulainya periode baru melalui pembacaan Surat Keputusan dan Pembacaan Sumpah yang dipimpin langsung oleh Cak Hasan selaku Rektor Unesa. Pergantian kepengurusan juga ditandai dengan serah terima jabatan antara Presiden Mahasiswa periode 2023 dan Presiden Mahasiswa periode 2024.
Menilik BEM U periode sebelumnya
Sebagai pionir utama dalam lingkup ormawa dalam kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unesa seharusnya dapat menjadi fasilitiator gerakan sekaligus perwakilan kawan- kawan mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi.
Mari melihat ke belakang, apa aja sih, kerja nyata BEM Unesa periode sebelumnya?
Hmm…
Jika menilik kinerja dari (akun sosial media) BEM Unesa selama periode 2023, tidak banyak kegiatan yang berdampak. langsung kepada mahasiswa. Keberadaan BEM Unesa yang seolah-olah tak kasatmata menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi di benak para mahasiswa.
Sebuah artikel yang berjudul ‘BEM Unesa Wujud Nyata Meme Setahun Nggak Ngapa- ngapain’ oleh Mojok.com menjadi bentuk nyata serta kritik, kalau BEM Unesa periode 2023 tidak mengakomodir kepentingan kawan- kawan mahasiswa. PELANTIKAN
Dalam artikel tersebut, menyebutkan bahwa BEM Unesa dianggap tidak memberikan dampak apa pun bagi mahasiswa sehingga diibaratkan sedang “bertapa” dan cenderung berpartisipasi dalam Mannequin Challenge.
Waduh… Apa kata presma periode saat ini?
Dalam pelantikan ormawa selingkung Unesa, kami mewawancarai Presiden BEM Unesa 2024, Sutrisno. la tidak memberikan tanggapan mengenai berita yang viral tersebut. Namun, pihaknya berkata jika inti dari keberhasilan sebuah program kerja di organisasi ialah ACAR saling komunikatif. “Mungkin yang terpenting adalah komunikasi yang jelas. Karena itu yang memang harus benar-benar dilaksanakan dengan baik, antara internal kami dan dengan stakeholder,” kata Sutrisno.
Evaluasi yang diberikan oleh BEM Unesa periode terbaru adalah dengan berusaha menghadirkan inovasi-inovasi baru. Dengan adanya upaya tersebut, ‘semoga’ di mata mahasiswa, BEM Unesa tidak hanya dianggap sebagai beban atau penyebar event-event tertentu, melainkan sebagai organisasi pergerakan mahasiswa universitas itu sendiri.
Lanjut, Apa nih Evaluasi dan Komitmen BEM U selanjutnya?
Inovasi yang akan dibuat oleh BEM U periode baru ini patut dinantikan. Tetapi jika kita melihat ke RM belakang, pasti ada keraguan dan skeptis di dalam benak mahasiswa.
Sebagai bentuk komitmen, BEM Unesa harus memiliki tolok ukur atau indikator keberhasilan program kerja. “Secara regulasi kami belum rapat kerja, sehingga untuk menentukan indikator kami juga perlu beberapa pertimbangan dari teman- teman mahasiswa dan fungsionaris BEM. Tetapi yang terpenting di sini, indikator pertama adalah komunikasi kami tuntas,” ucap Sutrisno.
Well, kita nantikan aja, ya!
Penambahan UKM dan Harapan dari
Direktur Kemahasiswaan
Selain Organisasi Mahasiswa, Upacara Pelantikan juga turut dihadiri oleh perwakilan UKM selingkung Unesa. Pada periode 2024 ini diumumkan terdapat sekitar 60 UKM yang secara aktif berkegiatan di Unesa. Bertambahnya jumlah UKM ini disebabkan oleh adanya peningkatan prestasi yang ORNA diraih oleh UKM-UKM pada periode sebelumnya.
Selain itu, penambahan dana untuk kegiatan ormawa juga diberikan dengan harapan inovasi kreativitas serta prestasi dari setiap UKM turut meningkat, sehingga semakin banyak pula mahasiswa yang tertarik untuk menyalurkan bakatnya
dalam unit kegiatan mahasiswa. Bicara mengenai berdasarkan evaluasi dari periode sebelumnya, pihak direktorat Kemahasiswaan melakukan perubahan alur pendanaan yang terkesan lebih rumit pada periode lalu.
Dr. Muhamad Sholeh, S. Pd., M. Pd. selaku Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Unesa menuturkan jika pergantian struktur ini akan membuat mahasiswa lebih mudah dalam menyampaikan SPJ dan LPJ sehingga tidak akan bolak-balik dalam mengajukan keuangan.
“Bendahara keuangan direktorat kemahasiswaan yang lalu itu berdasarkan evaluasi dari kesulitan mahasiswa dalam berkomunikasi terkait SPJ. Kemudian Rektor menyetujui evaluasi kami,” katanya.
Direktorat Mahasiswa Unesa juga memberikan harapan kepada kepengurusan ormawa di tahun ini. “Saya harap pengurus ormawa di era PTN-BH tahun kedua ini memiliki kinerja yang lebih bagus, lebih bersemangat, kompetitif, semakin banyak program, dan aktivitas disertai tingkat tanggung jawab yang tinggi,” tambahnya.
Evaluasi dari Mahasiswa untuk BEM U
dan kemahasiswaan
Evaluasi dan harapan dari mahasiswa akan terus hadir mengiringi periode 2024 yang baru saja dimulai. Merah selaku mahasiswa DKV angkatan 2021 mengungkapkan jika ia sama sekali tidak memahami program kerja BEM Unesa selain PKKMB dan demonstrasi. “Menurut saya, fungsionarisnya kurang terstruktur, tidak ada output yang nyata dan tidak terlalu menanggapi isu-isu terkini,” ucap Merah. Merah juga berharap BEM U bisa lebih meningkatkan nalar kritis mahasiswa melalui media yang ada.
Selain itu Putih, mahasiswa PBSI angkatan 2022, juga berharap agar
penyebaran informasi kegiatan dari BEM pada periode ini akan
secara merata dan transparan. “Semoga kakak-kakaknya lebih dekat juga sama kita yang masih mahasiswa biasa gitu. Terus kemudian menggandeng terutama juga berpartisipasi langsung, gitu.” tambahnya. UKM-UKM untuk
Putih juga berharap pada direktorat kemahasiswaan agar penyelesaian masalah antara pihak Direktorat Kemahasiswaan dengan mahasiswa, ormawa, bisa dilakukan secara baik- baik dengan komunikasi dua arah. (fifi & dyah


