“Just because you’re invited, doesn’t mean you’re welcome”. Begitulah tagline yang bisa menyimpulkan film tersebut hanya dalam satu kalimat.
Film Get Out adalah sebuah film dengan genre psychological horror/thriller yang tayang secara global di bioskop pada 24 Februari 2017, sedangkan di Indonesia baru mulai tayang dua belas hari setelahnya, 7 April 2017, dengan Daniel Kaluuya sebagai lead actor dan Allison Williams sebagai lead actress. Film asal Amerika Serikat yang disutradarai oleh Jordan Peele ini mengusung komedi gelap dan satirisme yang mengangkat isu black slavery dan rasisme terhadap kalangan orang-orang berkulit hitam di Amerika Serikat.

Film ini bercerita tentang sebuah pasangan interracial, Rose Armitage – Caucasian/berkulit putih – dan Chris Washington – African-American – yang hendak menghabiskan akhir pekan di rumah keluarga Rose. Di malam yang sama, Chris tiba di rumah Rose, ia mulai merasakan sebuah atmosfer yang tidak nyaman di rumah tengah pedesaan negara bagian New York itu. Dimulai dari percakapan yang tidak nyaman dengan kedua orang tua Rose beserta adiknya, kesadaran bahwa beberapa pekerja di rumah tersebut – asisten rumah tangga dan tukang bersih-bersih kebun – adalah orang-orang yang sesuku dengannya, sampai saat ibu Rose, Missy Armitage, mencoba untuk menghipnotis Chris ke masa lalunya, saat ibu kandungnya meninggal dunia setelah mengalami tabrak lari, dan membuat Chris merasa bersalah akan hal tersebut, karena terlambat memanggil bantuan. Sehinggalah, keesokan harinya, setelah acara berkumpul dengan keluarga besar Armitage, barulah rahasia-rahasia gelap mulai terungkap.

Get Out mendapat respon positif dari audiens seluruh dunia, membuat film debut sang sutradara, Jordan Peele berhasil mendapat rating 7.8/10 di IMDb. Salah satu kriteria yang menonjol dan membuat film ini layak mendapat rating tinggi tersebut adalah karena sinematografi yang menakjubkan, apalagi untuk debut film.
Selain itu, film ini juga bisa menyalurkan unsur horror dan thriller-nya dengan rapi dan mampu membuat para audiens tegang saat menonton. Padahal, dari awal film, tidak pernah ada jumpscare. Terakhir, film ini bisa menyatukan unsur horror/thriller beserta isu tersirat dengan cukup rapi.
Namun, meskipun penyaluran isu tersirat dan unsur genre gelap tersampaikan dengan hampir sempurna, terdapat pula kritik yang mengatakan bahwa skenarionya terkesan tidak realistis dan terkesan prediktif, terutama pada sebuah adegan setelah Chris dihipnotis oleh ibu Rose untuk pertama kalinya, ia dapat dengan mudah kabur atau melarikan diri dari rumah keluarga Armitage itu.
Bagaimanapun, Get Out masih worth it untuk ditonton sampai akhir. Film tersebut cocok ditonton untuk audiens berusia 15+ karena mengandung beberapa adegan dewasa, dan siapapun di luar sana yang ingin mempelajari secara singkat mengenai black slavery dan rasisme terhadap golongan orang-orang berkulit hitam di Amerika Serikat.
Resensator: Aisya Rabbanea Zahra





